Tuhan Berikan Aku Cinta

Tuhan Beri Aku Cinta

Tuhan Beri Aku Cinta

Tuhan Berikan Aku Cinta

Ost. Ketika Cinta Bertasbih

Ayushita

Walau aku senyum bukan berarti

Aku selalu bahagia dalam hari

Ada yang tak ada di hati ini, di jiwa ini

Hampa

Kubertemu sang adam di simpang hidupku

Mungkin akan ada cerita cinta

Namun ada saja cobaan hidup

Seakan aku

Hina

Tuhan berikanlah aku cinta

Untuk temaniku dalam sepi

Tangkap aku dalam kerangMu

Biarkanlah aku pun mencinta

Tuhan berikanlah aku cinta

Aku juga berhak bahagia

Berikan restu dan halaumu

Tuhan, beri aku cinta…

Aku percaya, ketika Tuhan meniupkan ruh pada jiwa manusia, Ia juga meniupkan sebahagian sifat teragungnya yang terangkum dalam Asmaul Husna. Salah satunya adalah Al Waduudu- Maha Pemberi Kasih. Sifat inilah yang ada pada setiap insan, sehingga pada akhirnya terciptalah rasa saling mengasihi, mencintai satu sama lain.

Itulah mengapa, sang penulis lirik yaitu Melly Goeslaw, menulis hampa, ketika tak ada rasa cinta dalam hatinya. Ya, apabila tidak ada cinta, bayangkan saja! Orang mungkin tak ada yang mengenal arti sebuah keluarga, peran seorang ibu, dan bagaimana bahagianya menjadi seorang ayah. Pun orang tak akan mengenal istilah perkawinan…

Tuhan, beri aku cinta. Rasanya itulah salah satu doa yang hampir dibisikkan tiap penghujung malam terakhir (terutama bagi mereka yang berkepala dua. Hehe..).

Aku juga pernah jatuh cinta. Ternyata, aku menyalah artikan kebaikan ikhwan tersebut…

Herannya, tak ada air mata yang berderai. Entahlah, tapi benar. Air mata itu tidak ada…

Tuhan beri aku cinta, untuk temaniku dalam sepi…

Sok we cing sholeh. Ikhwan mah nanti ge nuturkeun…”

Air mataku berderai ketika membaca sms dari saudara sepupuku. Kuakhiri doa tahajudku malam itu. Kututup dengan doa Rabithah.

Ya, Rabbul Izzati, Jadikan dia (suamiku nanti) di akhiratku saja…dalam SurgaMu yang indah, luas dan tak bertepi..dalam kelapangan hati…dan kebahagiaan menatap wajahMu. Pertemukan aku denganMu…

Komentar
  1. ariefreklame mengatakan:

    ya allah matikanlah aku dalam suci,jika matiku ini berguna dan bermanfaat bagiku,dan ya allah hidupkanlah aku jika hidupku ini berguna dan bermanfaat bagiku amin…amin..amin….

    BUAT APA HIDUP KALAU HIDUP UNTUK DISAKITI DAN DISAKITI………………………………

  2. ariefreklame mengatakan:

    DO”A TIAP MALAM – MALAM KU………………
    DO”A TIAP PAGI – PAGIKU………..

  3. javidnamah mengatakan:

    mungkin Tuhan bisa beri kamu cinta di:
    Fb n Fs:
    javidnamah@gmail.com

  4. javidnamah mengatakan:

    ya maksud saya di Fs n Fb sy ada cwo banyak,
    kali aja ada yg nyangkut,iya kan?
    hee

  5. engkaudanaku mengatakan:

    Assalamu’alaikum,

    Hikzzzz…….
    Terharu,.
    Jadi teringat seorang di masa lalu ku,…

    Senantiasa berdoa, tentramkan hati bersamaNya,

    Salam semangat!, :)

  6. Ophie mengatakan:

    Tuhan berikan aku cinta…yang bahagia membahagiakan ku
    dan mendekatkan aku pada-MU sang Maha Cinta,
    karena cinta tak selamanya harus dia…..

  7. Laila Shares mengatakan:

    Subhanallah.. aku terharu membaca tulisan ini.. tapi apa ya artinya “Sok we cing sholeh. Ikhwan mah nanti ge nuturkeun…”??

    Aku juga pernah naksir2an (bukan pacaran loh) dengan beberapa orang di masa lalu, tapi ketika pupus, aku tidak pernah sekalipun meneteskan air mata.. Mungkin sedih, tapi ya sudah dengan mudahnya menguaplah perasaan itu..

    Namun, terakhir kali ini, aku pikir aku benar2 telah jatuh cinta dengan seseorang.. Tepat ketika tahajud hari ini akhirnya aku curhat pada Allah swt dan diakhiri dengan air mata, meskipun tidak sampai banjir, tapi aku sangaaaaat lega! Alhamdulillah..

    Mari kita semua selalu meminta petunjuk Allah swt dan agar Allah swt memberikan kita mata batin paling tidak ketika kita bertemu jodoh kita nanti kita langsung tahu.. Pasti menyenangkan bukan?

    • deezeeka mengatakan:

      “Shalehlah dulu. Ikhwan yang sholeh insya Allah mengikuti…. *bukan malah tidak mungkin nanti kita yang dikejar….*

      ya, seseorang yang menjadi suami kita nanti harus orang yang bangga mendapatkan kita, jatuh cinta lebih dulu pada kita, dan sangat sayang pada kita….karena kewajiban wanita hanya menumbuhkan dan mengupayakan cinta… hehe…aku saja jatuh cinta pada orang yang memiliki itikad baik pada aku, mbak… subhanallah! rasanya juga beda,,bukan menggebu layaknya cinta monyet tapi tenteram seperti Q.S Ar-Ruum:21 dan kalau dipikir, membuat kita bertakbir seperti Q.S Adz-Dzariyat: 56. Masa lalu mah mari kubur dalam-dalam, nggak usah diingat-ingat lagi karena Allah sudah menggantinya dgn yng lebih baik. Insya Allah. Oh ya, blog mbak jg menarik… salam kenal ya =), untuk cintanya…Barakallahu….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s