Arsip untuk Desember, 2008

Aku tersenyum ketika melihat gadis berjilbab itu melambaikan tangan ke arahku. Fathi, demikian nama gadis itu. Ia adalah sekretarisku dalam divisi Syi’ar. Kami sudah lama berteman. Walau beberapa teman-teman seorganisasiku menyebut kami sepasang kekasih. Tentu saja aku mengelak. Aku dan Fathi tidak ada hubungan apa-apa. Kecuali aku mencintainya dan minggu depan kami akan menikah. Hei, [...]

Saat itu saaya tengah naik angkot cokelat jurusan Cipanas di kota saya, Garut. Saya habis pulang dari pusat pertokoan membeli tinta print dan majalah Annida edisi November. Sendirian, saya bengong sambil melihat ke luar jendela angkot. Lalu, tiba-tiba ada yang menyetop angkot. “Mi, Ummi, aku mau naik tapi jangan digendong ya!” (suaranya tinggi sekali) “Iya, [...]

Kala cinta pada manusia adalah segalanya. Indahnya impian dan harapan telah membutakan mata. Hingga menipuku dalam sandiwara sempurna. Dan yang kudapat hanya luka mendalam yang sulit kusembuhkan. Kucoba seperti tak ada apa-apa. Kucoba yakinkan ku kan baik-baik saja. Akhirnya ku lelah bertahan. Dan ingin kucurahkan segala rasa kekecewaan. Terasa menyesakkan dada kala cinta pada manusia [...]

Yang Tersisa dari Sana..

Posted: Desember 17, 2008 in Uncategorized
Tag:

Apa yang tersisa dari sana hanyalah sebuah jilbab lebar yang terus melekat dalam diri ini. Setelah itu? Mungkin teman yang kadang ingat kadang tidak padaku. Setelah itu? Tak ada. Sungguh tak ada. Selain kenangan yang indah, tentunya. Pernahkah ketika kamu mulai memejamkan mata, membayangkan sebuah tempat? Lorongnya, hijaunya, hujannya.. Mungkin akan terasa lebih indah jika [...]

Kuliah, ke laut aja lo!

Posted: Desember 17, 2008 in Uncategorized
Tag:

Ungkapan kalimat “ ke laut aja, lo!” merupakan ungkapan rasa kesal. Hari ini, rasanya ungkapan itu keluar dari mulut saya sendiri. Betapa tidak, hari senin ini kurasakan begitu berat. Baru tadi malam, saya bertolak dari Bandung, menghadiri walimatul urusy saudara saya. Rasanya baru satu detik saya memejamkan mata, pagi pun telah tiba. Betapa capeknya saya.. [...]

Setangkai Dahan di Surga

Posted: Desember 4, 2008 in Uncategorized

            Kalimat di atas pasti mengingatkan anda pada sebuah nama anak perempuan yang diberikan oleh Ustadz Rahmat Abdullah (Alm) dalam film Sang Murabbi. Ya, kali ini saya ingin berbagi dengan anda tentang film ini.             Bagi anda yang merasa jenuh dalam menghadapi hari-harinya, aktivitasnya yang serba rutin, yang itu-itu saja, mungkin anda harus menonton film [...]