Muhasabah Cinta
Edcoustic
Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemahnya diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah, selama ini ya Illahi
Muhasabah cintaku
Tuhan, kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika kuharus mati
Pertemukan aku denganMu
Masih Soundtrack Ketika Cinta Bertasbih, (fimnya mungkin selesai dibuat tahun 2009 nanti). Mungkin ini lagu Furqan ketika mendapati dirinya ternyata mengidap AIDS (Padahal Furqan hanya difitnah). Furqan yang lebih dulu melamar Anna Althafunnisa daripada Khairul Azzam, ternyata hanya korban fitnah saja. Bayangkan. Bayangkan.
Ketika mendengar lagu ini, adikku yang biasanya mendengar lagu-lagu Roman Picisan saja, dibuat terkagum-kagum…
Oh, Nasyid ada yang bagus juga arransement-nya ya..
Iya dong! Sudah saatnya lagu-lagu islami menggantikan lagu-lagu pemuja cinta yang membuat kita lalai mengingat Allah…
“Maafkanlah segala khilaf yang tlah kita lewati. Tlah membawamu ke dalam jalan yang melupakan Tuhan. Kita memang harus berpisah tuk menjaga diri. Untuk arungi, lalui hidup dalam ridha Illahi….” (Tashiru- Maaf untuk Berpisah)
Hiks. Tashiru, pemenang kontes Nasyid 2006 ini mengingatkanku pada kisah lama (bagi yang hafal liriknya, mungkin bisa Bantu saya posting disini). Dulu, NSP ini sempat kudengar dari saudara sepupuku yang berdomisili di Bandung. Ceritanya mungkin tentang ikhwan yang sempat berpacaran, lalu ikhwan tersebut mendapat hidayah, sehingga sang ikhwan terpaksa memutuskan hubungan. Bagi akhwat yang diputuskan, harus rela menunggu seperti lagu Edcoustic- Nantikanku di Batas Waktu. Ckckck…
Kalau jodoh mah emang tidak akan kemana. Tak kan lari gunung dikejar….
Hm, dari beberapa lagu saja, kita bisa bikin film yang bagus sebenarnya. Jangan sampai remaja, dijejali hal-hal yang mencampurkan antara yang hak dan yang batil. Seperti sekarang. Jangan sampai ada yang bilang, “Kata siapa pacaran tidak boleh?”atau “ Pacaran Islami, boleh dong?”. Ya akhi, ya ukhti, mana ada pacaran islami. Benar-benar deh. Tidak bisa membedakan mana telur, mana mata, dan mana sapi (Dalam konteks telur mata sapi).
Cukuplah hanya Tuhan yang tahu, akan kegundahanmu memendam rasa cinta pada sesama mahluk Allah. Dan hanya Allah sebaik-baiknya Maha Pemberi Cinta.




wah.. saya langsung terbayang deni kalo denger lagu ini.. tau deni kan? yang dulu jadi calon ketua bem tpb juga.. =)
btw, kemaren edcoustic lagi mampir ke IPB.. FORMASI (LDFnya FEM) bikin acara tabligh, ngundang mereka.. seru banget!
Na’am. Ahmad Deni ketua PSDM BEM TPB kan?
Saya bahkan baru tahu kalau Deni juga kandidat ketua BEM TPB dulu. Hm…kebayang kok, nyanyinya kayak apa. Hehe…
LDF tuh Lembaga Dakwah Fakultas ya?
Setahu saya, selama ini FEM tersohor BEMnya. Kalau eksistensi LDF yang dikenal biasanya FKH. Tapi rupanya sekarang LDF FEM pun bikin gebrakan anyar ya?
Yang punya link ke Edcoustic pasti Andriani anak Ekbang juga kan? Andri dulu pernah cerita soalnya, kalau kakak kelasnya personil Edcoustic. Wah, jadi pengen lihat. Acaranya pas sebelum ramadhan, ramadhan, atau setelah ramadhan?
Fazlur punya teks lagu ‘Sebiru Hati ini?’. Masih lagu teranyar dari Edcoustic kok.